Amaedola Peribahasa Nias

AMAEDOLA (PERIBAHASA ASLI NIAS) berfungsi menyampaikan pengajaran, teladan dan sindiran dengan ciri memperhalus sehingga tidak mudah terasa di hati. AMAEDOLA mencerminkan Watak dan Budaya suku Nias yang perlu dilestarikan. Mari dukung "NIAS PULAU IMPIAN". YA'AHOWU !!

Selasa, 11 Oktober 2016

Amaedola Nias 108

Ni Famahö Towa

Terjemahan:
Seperti memaku dinding kayu. To the point.


Artinya:
Ditujukan kepada orang yang bersikap terus terang, 
tanpa basa-basi.

Amaedola Nias 107


He arou ba horo, ba ahato goi ba dodo

Terjemahan:
Walaupun jauh di mata, namun tetap dekat di hati.

Artinya:
Semua indah pada waktunya, jangan pernah mengeluh dalam hidup, tetap semangat dan jangan hidup hanya untuk menangisi nasib.

Amaedola Nias 106


Gaera Da'ö, Asoso ba Hogu

Terjemahan:
Pisang merekalah itu, matang di pohon.


Artinya:
Suatu pernyataan atau ajakan agar tidak perlu iri kepada pihak yang sedang beruntung, mendapatkan kebahagiaan, atau sedang bersuka cita karena itu rejeki mereka. Suatu saat (munkin) hal tersebut bisa menjadi milik setiap orang.

Amaedola Nias 105




Hulö Zangasioni Talu Nasi

Terjemahan:
Seperti menggarami laut.


Artinya:
Orang yang melakukan pekerjaan yang sia-sia.

Amaedola Nias 104




Afeto Gö Na Töra Asio

Terjemahan:
Pahit makanan yang kelebihan garam.


Artinya:
Tindakan yang berlebihan, tidak pas, atau tidak sesuai takaran akan mengakibatkan kerugian.

Amaedola Nias 103


Hulö Aruru Mbaho Geu, Ha Samuza Fa'atoru.

Terjemahan:
Seperti runtuhnya tumpukan kayu yang sangat banyak, terjadi sekaligus (dalam waktu yang sangat singkat).

 
Artinya:
Berbagai kejadian (biasanya bersifat kemalangan atau penderitaan) yang terjadi secara bersamaan.